
Dalam upaya meningkatkan efisiensi dan akselerasi kinerja, Fakultas Ekonomi Universitas Islam Negeri (UIN) Maulana Malik Ibrahim Malang menyelenggarakan “Pelatihan Penerapan Artificial Intelligence (AI) untuk Proses Data”. Kegiatan yang dilaksanakan secara daring melalui Zoom Meeting ini diikuti oleh jajaran pimpinan, pengelola program studi, hingga tenaga kependidikan di lingkungan Fakultas Ekonomi, Senin (27/07/2026).
Pelatihan ini dipandu langsung oleh instruktur ahli dari Asosiasi AI Indonesia, Jordan Shankara. Dalam pemaparannya, Jordan memulai sesi dengan pengenalan dasar mengenai AI dan bagaimana teknologi tersebut dapat diimplementasikan untuk membantu mempercepat penyelesaian berbagai pekerjaan sehari-hari.
Selain membahas sisi pemanfaatan, pelatihan ini juga membedah kelemahan yang dimiliki oleh AI, salah satunya adalah fenomena yang disebut sebagai halusinasi AI (AI hallucination). Jordan memberikan pemahaman kepada peserta agar tidak menelan mentah-mentah setiap informasi yang dihasilkan oleh sistem kecerdasan buatan.
“Halusinasi AI ini bukan sekadar bug biasa, tetapi ini terjadi karena karakteristik bawaan dari sifat generatif AI itu sendiri,” jelas Jordan kepada para peserta.

Agar AI dapat menghasilkan data dan informasi yang sesuai dengan keinginan pengguna, peserta diajarkan teknik menyusun perintah (prompt) yang tepat. Jordan menekankan bahwa sebuah prompt yang baik harus memperhatikan empat unsur utama, yaitu role (peran), task (tugas), context (konteks), dan output (format keluaran).
Dalam sesi tersebut, para peserta juga langsung diajak mempraktikkan analisis data menggunakan AI. Jordan turut membagikan tips praktis untuk memastikan keakuratan data. “Salah satu trik untuk mendapatkan jawaban yang sesuai adalah setiap jawaban yang diberikan oleh AI, kita minta untuk AI memvalidasi jawabannya sendiri,” tambahnya.
Rangkaian kegiatan ini ditutup dengan sambutan dari Dekan Fakultas Ekonomi UIN Maulana Malik Ibrahim Malang, Dr. H. Misbahul Munir, Lc., M.EI. Beliau memberikan apresiasi atas antusiasme peserta dan menekankan pentingnya adaptasi teknologi di lingkungan kampus.
“Saya berharap dengan adanya pelatihan penggunaan AI ini, peserta bisa tambah pintar dan cakap dalam memanfaatkan AI,” tutur Dr. Misbahul Munir dalam sesi penutupan.
Pelatihan ini tidak hanya berhenti pada pemberian materi. Sebagai tindak lanjut untuk mengukur kompetensi, pada esok harinya seluruh peserta dijadwalkan akan mengikuti asesmen guna mendapatkan sertifikasi resmi dari Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP). Kehadiran sertifikasi ini diharapkan dapat menjadi bukti valid peningkatan kapasitas sumber daya manusia di Fakultas Ekonomi UIN Malang.







