
Melanjutkan rangkaian Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) terintegrasi di wilayah Jombang, tim pengabdi Fakultas Ekonomi (FE) UIN Maulana Malik Ibrahim Malang menyambangi MA Unggulan K.H. Abd. Wahab Hasbulloh (MAU WH) pada Rabu (22/07/2026). Tim Pengabdian kepada Masyarakat Fakultas Ekonomi Universitas Islam Negeri (UIN) melaksanakan kegiatan bertajuk “Sosialisasi Fakultas Ekonomi dan Program Beasiswa UIN Malang serta Penguatan Literasi Kemasan Ramah Lingkungan”.
Kegiatan diawali dengan penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) antara Wakil Dekan Bidang Kemahasiswaan dan Kerja Sama FE UIN Malang, Zaim Mukaffi, S.E., M.Si., dengan Kepala MAU WH Jombang, Faizun, M.Pd. Agenda kemudian dilanjutkan dengan sosialisasi program beasiswa perkuliahan serta penyampaian materi Penguatan Literasi Kemasan Ramah Lingkungan.
Dalam agenda PkM ini, FE UIN Malang menerjunkan tim akademisi yang terdiri dari Zaim Mukaffi, S.E., M.Si., Dr. Hj. Nihayatu Aslamatis Solekah, S.E., M.M., Dr. Muhammad Sulhan, S.E., M.M., Dr. Romi Faslah, S.E., M.Si., dan Puji Endah Purnamasari, S.E., M.M.

Melalui sesi sosialisasi, tim pengabdi memaparkan berbagai jalur seleksi masuk perguruan tinggi, gambaran program studi, hingga beragam skema beasiswa—baik beasiswa prestasi maupun bantuan pendidikan—guna memotivasi para siswa untuk melanjutkan studi tanpa terkendala biaya. Kegiatan ini bertujuan untuk memberikan informasi sekaligus memotivasi para siswa agar memiliki semangat melanjutkan pendidikan ke jenjang perguruan tinggi. Melalui sosialisasi tersebut, para peserta memperoleh gambaran mengenai berbagai program studi yang tersedia di Fakultas Ekonomi UIN, prospek karier lulusan, serta pentingnya membangun kompetensi akademik dan karakter sebagai bekal menghadapi tantangan dunia kerja di era global.
Sementara pada sesi literasi lingkungan, para siswa dibekali pemahaman mengenai green packaging dan penerapan prinsip Reduce, Reuse, Recycle (3R). Tim pengabdi menekankan bahwa kemasan ramah lingkungan berbasis bahan biodegradable bukan hanya upaya menjaga ekosistem, melainkan juga peluang inovasi kewirausahaan yang bernilai tambah di era modern. Tim Pengabdian kepada Masyarakat menjelaskan bahwa kemasan tidak hanya berfungsi sebagai pelindung produk, tetapi juga memiliki dampak terhadap lingkungan apabila tidak dikelola dengan baik. Oleh karena itu, masyarakat, khususnya generasi muda, perlu memahami pentingnya memilih dan menggunakan kemasan yang dapat didaur ulang, digunakan kembali, maupun mudah terurai secara alami.
Materi yang disampaikan meliputi pengenalan konsep green packaging, jenis-jenis kemasan ramah lingkungan, pemanfaatan bahan yang dapat didaur ulang, serta penerapan prinsip Reduce, Reuse, Recycle (3R) dalam kehidupan sehari-hari. Selain itu, peserta juga diperkenalkan pada berbagai inovasi kemasan berbasis bahan alami dan biodegradable yang mulai banyak digunakan oleh pelaku usaha sebagai bentuk kepedulian terhadap lingkungan.
Tidak hanya memberikan pemahaman teoritis, narasumber juga mengajak peserta untuk melihat kemasan ramah lingkungan sebagai peluang dalam dunia kewirausahaan. Di era meningkatnya kesadaran konsumen terhadap isu lingkungan, penggunaan kemasan yang berkelanjutan dapat menjadi nilai tambah bagi suatu produk sekaligus meningkatkan daya saing usaha. Dengan demikian, para pelajar didorong untuk mulai berpikir kreatif dalam mengembangkan produk yang tidak hanya berkualitas, tetapi juga memperhatikan aspek keberlanjutan lingkungan.
Para siswa menyambut acara ini dengan antusias melalui sesi tanya jawab interaktif seputar kiat menembus beasiswa kuliah dan pengembangan produk ramah lingkungan. Pihak sekolah turut mengapresiasi kehadiran FE UIN Malang yang memberikan edukasi aplikatif sekaligus membuka jalan kemitraan strategis bagi kemajuan peserta didik.