
Tax Center Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim Malang menyelenggarakan kegiatan Pelatihan Coretax dengan tema “COMPASS: CoreTax Operations Mastery for Professional Advancement and Smart Solutions” pada Sabtu, 9 Mei 2026. Kegiatan ini diikuti oleh mahasiswa Fakultas Ekonomi UIN Maulana Malik Ibrahim Malang sebagai bentuk upaya peningkatan kompetensi mahasiswa dalam menghadapi transformasi digital di bidang perpajakan, khususnya terkait implementasi sistem Coretax.
Pelatihan ini diselenggarakan sebagai sarana pembelajaran sekaligus penguatan kemampuan teknis mahasiswa dalam memahami sistem administrasi perpajakan modern. Seiring dengan perkembangan digitalisasi perpajakan di Indonesia, pemahaman mengenai sistem Coretax menjadi salah satu kompetensi penting yang perlu dimiliki calon praktisi maupun akademisi di bidang ekonomi dan akuntansi.
Kegiatan diawali dengan pembukaan dan sambutan dari berbagai pihak yang memberikan dukungan penuh terhadap terselenggaranya program tersebut. Sambutan pertama disampaikan oleh Vania Elysia Putri selaku Ketua Pelaksana Pelatihan Coretax. Dalam sambutannya, Vania menyampaikan harapan agar kegiatan ini mampu menjadi wadah pembelajaran yang dapat memperluas wawasan dan meningkatkan kesiapan mahasiswa dalam menghadapi perkembangan sistem perpajakan berbasis teknologi.
Selanjutnya, sambutan disampaikan oleh Clairine Atha Amadea selaku Ketua Tax Center UIN Maulana Malik Ibrahim Malang. Ia menekankan pentingnya penguasaan keterampilan praktis yang selaras dengan kebutuhan dunia kerja, sehingga mahasiswa tidak hanya memiliki kemampuan teoritis tetapi juga kompetensi aplikatif.
Sambutan berikutnya disampaikan oleh Lutfi Ardhani, S.E., M.SA., CAP. selaku Ketua Pembina Tax Center UIN Maulana Malik Ibrahim Malang. Beliau menyampaikan bahwa transformasi digital perpajakan melalui Coretax menuntut adanya kesiapan sumber daya manusia yang adaptif dan kompeten. Oleh karena itu, mahasiswa perlu membekali diri dengan pengetahuan serta keterampilan yang relevan agar mampu bersaing dan berkontribusi secara profesional di masa mendatang.
Kegiatan juga mendapatkan dukungan dari Program Studi Akuntansi yang disampaikan melalui sambutan Wuryaningsih, M.Sc., selaku Sekretaris Program Studi Akuntansi. Dalam sambutannya, beliau mengapresiasi pelaksanaan kegiatan tersebut sebagai bentuk sinergi antara dunia akademik dan kebutuhan praktik profesional yang semakin berkembang.

Pelatihan Coretax menghadirkan narasumber dari Routind Academy, yaitu Fahrizal Irfan Alfiyanto, S.St., M.Ak., QGIA, serta dua alumni yang turut berbagi pengalaman dan wawasan praktis, yaitu Khusnatun Nada dan Muhammad Ilham Ali Fikri. Para pemateri memberikan pemaparan mendalam mengenai konsep dasar Coretax, pengoperasian sistem, simulasi penggunaan, serta berbagai strategi penerapan yang dapat mendukung efisiensi administrasi perpajakan.
Melalui sesi pemaparan materi dan praktik secara langsung, peserta memperoleh kesempatan untuk memahami alur penggunaan sistem Coretax secara lebih aplikatif.







