Pertahankan Akreditasi Unggul, FE UIN Malang Gelar Workshop Kurikulum OBE

Fakultas Ekonomi UIN Maulana Malik Ibrahim Malang menyelenggarakan Workshop Kurikulum Outcome-Based Education (OBE) yang dihadiri oleh jajaran pimpinan fakultas, ketua program studi, serta para dosen di lingkungan FE UIN Malang, Selasa (23/06).

Bertempat di Meeting Room Fakultas Ekonomi lantai 1, agenda ini digelar untuk merespons instrumen asesmen lapangan mutakhir yang kini mewajibkan standardisasi kurikulum berbasis luaran. Untuk mengupas tuntas strategi implementasinya, fakultas secara khusus menghadirkan pakar kurikulum yang kompeten di bidangnya.

Dalam sambutannya, Dekan Fakultas Ekonomi UIN Malang, Dr. H. Misbahul Munir, Lc., M.EI., menceritakan kisah menarik di balik kehadiran para pemateri. Beliau mengaku sempat didera rasa penasaran yang mendalam mengenai sosok para narasumber, yakni Prof. Muhirin dan Ibu Wenti, setelah menerima informasi bahwa keduanya merupakan figur kunci yang sangat ahli dalam pengembangan kurikulum OBE.

“Jujur, saya sebelumnya tidak kenal dan tidak tahu tentang Prof. Muhirin dan Bu Wenti ini. Sehingga, saya mencari-cari informasi kepada Pak Dekan FEBIS UIN Pekalongan yang barangkali beliau kenal. Alhamdulillah, saya berhasil mendapatkan nomor kontaknya, sehingga hari ini kita bisa menghadirkan dua orang yang luar biasa ini di kampus kita,” ungkap Misbahul Munir disambut antusiasme peserta.

Sambutan kedua disampaikan oleh Prof. Dr. Mahirun, S.E., M.Si., yang merupakan Dekan Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Pekalongan. Dalam penyampaiannya, Prof. Mahirun mengungkapkan rasa bangga sekaligus haru dapat berdiri di hadapan civitas akademika UIN Malang. Ia mengaku sempat merasa minder karena menganggap lembaganya masih relatif muda dan memiliki kapasitas kampus yang lebih kecil dibandingkan UIN Malang. Namun, di sisi lain, ia merasa sangat terhormat karena diberikan kesempatan istimewa untuk bersilaturahmi dan berbagi ilmu dengan para akademisi profesional di FE UIN Maulana Malik Ibrahim Malang.

Saat memasuki sesi materi, Prof. Mahirun menekankan esensi fundamental mengapa perguruan tinggi saat ini wajib bergeser ke arah kurikulum berbasis capaian.

“Apa yang harus mampu dilakukan oleh lulusan setelah menyelesaikan pendidikan? Inilah pentingnya kita mengenalkan dan menerapkan OBE sekarang, sehingga Capaian Pembelajaran Lulusan (CPL) kita lebih meningkat dan memberikan dampak yang nyata saat ini,” tegas Prof. Mahirun.

Outcome-Based Education (OBE) merupakan pendekatan pendidikan yang berfokus pada capaian pembelajaran (learning outcomes) yang wajib dikuasai oleh mahasiswa setelah menyelesaikan masa studinya. Melalui pendekatan ini, seluruh ekosistem pendidikan—mulai dari penyusunan dokumen kurikulum, metode pengajaran di kelas, hingga instrumen penilaian—dirancang secara presisi untuk memastikan mahasiswa mencapai kompetensi yang telah ditetapkan.

Bagi program studi di lingkungan Fakultas Ekonomi, penerapan sistem pendidikan berbasis kompetensi yang terukur ini memegang peranan vital karena beberapa alasan strategis:

  • Menjamin Mutu Lulusan: Memastikan setiap sarjana yang lulus memiliki standar kompetensi kerja yang jelas.
  • Bukti Ketercapaian Pembelajaran: Menjadi instrumen evaluasi yang valid untuk mengukur efektivitas pengajaran dosen.
  • Memenuhi regulasi akreditasi: Menjadi syarat mutlak dalam memenuhi tuntutan akreditasi nasional (LAMEMBA) maupun internasional.
  • Budaya Perbaikan Berkelanjutan (CQI): Mendukung terciptanya Continuous Quality Improvement (CQI) secara berkala di tingkat program studi.
  • Daya Saing Global: Melejitkan posisi tawar lulusan serta reputasi institusi di mata pengguna lulusan (stakeholders).

Melalui pelaksanaan workshop intensif ini, penerapan OBE yang terstruktur dengan baik diharapkan menjadi kunci utama bagi seluruh jurusan di Fakultas Ekonomi UIN Malang untuk mengamankan peringkat akreditasi Unggul serta mematangkan langkah menuju rekognisi internasional.

Berita Terkait