FE UIN Malang Tambah 3 Profesor dan 1 Podi Doktoral

Prof. Dr. H. A. Muhtadi Ridwan, M.Ag.

Luar biasa FE UIN Malang di 2020.  Tiga dosen FE berhasil meniti karir puncak  sebagai guru besar.  Tidak hanya itu, UIN Maliki  juga sedang menunggu kelahiran SK dibukanya program doktoral ekonomi syariah, melengkapi program magister ekonomi syariah yang telah ada sebelumnya. Keberhasilan prestasi ini tidak lepas dari dukungan berbagai pihak khususnya peran dosen senior FE,  Prof. Dr. H. Muhammad Djakfar, SH, M.Ag,   dan pimpinan puncak UIN Maliki Malang (Rektor), Prof. Dr. H. Abd. Haris, MAg.  Sebagai buah dari dedikasi, profesional, dan ketulusan mendidik di UIN Maliki Malang.

Prof. Dr. H. Salim Al Idrus, M.M., M.Ag.

Prof. Dr. H.A. Muhtadi Ridwan, M.Ag,  dosen FE senior ini berhasil meraih gelar sebagai guru besar ekonomi dengan spesifikasi keilmuan Ekonomi Syariah.  Prof. Dr. H. Salim Al Idrus, MM, MAg, berhasil meraih gelar  guru besar ekonomi dengan spesifikasi keilmuan Bisnis-Kewirausahaan, sedangkan Prof. Dr. H. Achmad Sani Supriyanto, SE., M.Si,  berhasil meraih gelar guru besar ekonomi dengan spesifikasi keilmuan Manajemen SDM.

Prof. Dr. Achmad Sani Supriyanto, M.Si.

Integrasi tiga kekuatan spesifikasi keilmuan ini akan menjadi energi luar biasa untuk melejitkan reputasi FE di dunia pendidikan, khususnya UIN Maliki Malang.  Reputasi UIN Malang melejit seiring bertambahnya 10 guru besar dan 20 calon guru besar yang sedang dalam proses pengajuan. Jujur saja, lembaga pendidikan tinggi harus angkat topi atas raihan prestasi karir dosen pada kepemimpinan UIN Maliki saat ini. Satu lagi, UIN Maliki sedang menunggu keluarnya SK dibukanya progam doktoral ekonomi syariah.  Kebutuhan masyarakat terhadap spesifikasi keilmuan yang ditawarkan, kecukupan kualifikasi pengajar, kelengkapan sapras penunjang  membuat optimis di 2020 akan memiliki prodi S3 ekonomi syariah.  Selamat dan sukses untuk para pimpinan, lebih khusus FE UIN, berhasil meningkatkan reputasi dan rekognisi perguruan tinggi di dunia internasional. (us).