MIU Login

Pentingnya Publikasi Artikel di Jurnal Bereputasi

Di hadapan sekitar 133 peserta yang mengikuti webinar penulisan artikel jurnal bereputasi kajian ke-Islaman, sebagai narasumber, Prof. Dr. Achmad Sani Supriyanto, S.E., M.Si., menekankan pentingnya dosen dan mahasiswa untuk mempublikasikan hasil penelitian berupa artikel di jurnal bereputasi. Sebagai dosen wajib publikasi, selain karena tuntutan profesinya, juga adanya kewajiban khusus sebagai Lektor, Lektor Kepala dan Guru Besar. Selain itu dengan banyaknya artikel yang dipublikasikan akan banyak dibaca orang lain, bahkan menginspirasi serta akan disitasi atau dikutip. Untuk itu perlu adanya kemampuan dan keterampilan teknis menulis yang baik, yang harus dimiliki, agar artikel tersebut layak untuk dipublikasikan.

Masih menurut Prof Sani, agar artikel layak untuk diterima dan dipublikasikan maka ada hal yang penting harus diketahui dosen dan mahasiswa, setidaknya dalam menulis artikel perlu dipelajari template serta gaya selingkungnya, termasuk scope jurnalnya. Juga menggunakan aplikasi seperti Zotero, Mendeley atau lainnya, untuk menuliskan referensi atau daftar pustaka. Refeernsi hendaknya sekitar 75% harus dikutip dari jurnal bereputasi, serta 20% terbitan terbaru, saran Prof Sani. Perlu juga memahami karakteristik jurnal, apakah berkatagori jurnal discountnued, jurnal predator, atau jurnal hijacked. Karakteristik jurnal berkategori seperti itu diantaranya adalah jumlah terbitannya setiap tahun semakin banyak, proses review yang diragukan dan publis cepat 1-2 bulan, serta berbayar mahal. Untuk mengetahui jurnal yang bereputasi maka bisa dilihat di Scimago journal, atau di Scopus. Dengan itu diharapkan dosen dapat mempublikasikan artikelnya di jurnal yang benar-benar bereputasi, sehingga pengurusan kepangkatan ke Lektor Kepala dan Guru Besar berjalan lancar, harap Prof. Sani.

Demikian materi yang disampaikan Prof. Sani dalam webinar yang dilaksanakan Pascasarjana UIN Sunan Gunung Djati Bandung (14/12) tersebut. (san)

Berita Terkait