
Menyambung rangkaian kegiatan sebelumnya, seluruh peserta “Pelatihan Penerapan Artificial Intelligence (AI) untuk Proses Data” dari Fakultas Ekonomi Universitas Islam Negeri (UIN) Maulana Malik Ibrahim Malang kini melangkah ke tahap pembuktian kompetensi. Para peserta yang terdiri dari jajaran pimpinan, pengelola program studi, dan tenaga kependidikan ini mengikuti uji sertifikasi resmi dari Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP).
Dalam ujian sertifikasi ini, para peserta yang bertindak sebagai asesi diwajibkan untuk menunjukkan kemampuan praktis mereka dalam memanfaatkan AI untuk pemrosesan data secara langsung di hadapan para asesor.
Proses asesmen ini berjalan melalui beberapa tahapan yang komprehensif. Kegiatan diawali dengan melengkapi berkas administrasi pengajuan, dilanjutkan dengan pengecekan kelayakan perangkat serta kestabilan jaringan internet peserta. Setelah persiapan teknis selesai, asesi diuji melalui serangkaian pertanyaan pilihan ganda guna mengukur pemahaman teoretis.
Tidak hanya sebatas teori, tahapan krusial dalam asesmen ini adalah sesi praktik. Asesi diminta untuk melakukan praktik langsung dan mendokumentasikan penerapan AI, khususnya dalam proses pembersihan data (data cleaning). Rangkaian ujian ini kemudian ditutup dengan sesi observasi oleh asesor terhadap masing-masing asesi. Berdasarkan keseluruhan tahapan tersebut, asesor akan memberikan keputusan akhir berupa rekomendasi apakah asesi dinyatakan “kompeten” atau “belum kompeten”.
Penyelenggaraan sertifikasi ini diharapkan dapat mencetak sumber daya manusia (SDM) yang memiliki kompetensi penggunaan AI yang diakui secara nasional (tersertifikasi BNSP). Langkah ini merupakan bentuk kesiapan nyata dari Fakultas Ekonomi UIN Malang dalam beradaptasi dan menghadapi tantangan di era digital AI.
Manfaat dari kegiatan ini juga dirasakan langsung oleh para peserta. Idrus Andy Rahman, salah satu asesi yang mengikuti ujian sertifikasi, menilai bahwa kegiatan ini sangat relevan dengan tuntutan pekerjaan saat ini.
“Uji sertifikasi ini merupakan kebutuhan organisasi, dan sangat menambah pengetahuan guna membantu kami dalam mempermudah pekerjaan sehari-hari,” ujar Idrus.
Dengan adanya pengakuan kompetensi dari BNSP, Fakultas Ekonomi UIN Maulana Malik Ibrahim Malang diharapkan dapat terus meningkatkan kualitas layanan dan efisiensi kinerja operasionalnya di masa mendatang.






