Magnit Dahlan Iskan di UIN Maulana Malik Ibrahim Malang

Sosok Dahlan Iskan masih menjadi magnet yang menarik bagi ratusan mahasiswa UIN Maulana Malik Ibrahim Malang yang memadati gedung pascasarjana Lt. 4 UIN Maulana Malik Ibrahim Malang. Gedung yang berkapasitas hanya 400 orang tumpah ruah disesaki sekitar 600 mahasiswa Fakultas Ekonomi, mahasiswa pascasarjana, mahasiswa fakultas lainnya serta perwakilan BEM se-Malang Raya, dan tidak ketinggalan pencinta Dahlan Iskan, yaitu komunitas Dahlanisme Malang Raya. Antusiasme begitu tinggi, bahkan banyak yang rela duduk lesehan di depan podium asal dapat melihat dan mendengar pengalaman beliau sebagai pengusaha sukses dan birokrat sukses. Bahkan banyak mahasiswa dan karyawan serta dosen terlihat histeris mengelu-elukan kehadirannya untuk kedua kalinya di UIN Maulana Malik Ibrahim Malang. Mulai dari pintu masuk gedung pascasarjana sampai naik lift serta di pintu tempat acara dimulai selalu dikerubuti mahasiswa-mahasiswi untuk bersalaman dan berfoto bersama.

Mantan Menteri BUMN dan Dirut PLN serta CEO Jawa Pos Group ini hadir di UIN Maulana Malik Ibrahim Malang dalam rangka memberikan kuliah umum entrepreneurship bagi calon wirausaha masa depan. Dahlan Iskan yang juga pengusaha sekaligus pemilik Jawa Pos Group pada ini Jum’at, 20 Nopember 2015, memberikan kuliah tamu kepada ratusan mahasiswa Fakultas Ekonomi, dan Fakultas lainnya UIN Maulana Malik Ibrahim Malang, serta perwakilan BEM se Malang Raya. Kuliah tamu ini bertema “Indonesia Berwirausaha”, mengajak kaum muda mahasiswa untuk berjihad lewat wirausaha. Dalam paparannya, beliau menceritakan bagaimana Rasulullah sejak kecil sudah berwirausaha. Bahkan beliau menceritakan bahwa untuk mempersunting Siti Khadijah, mas kawinnya berupa 25 ekor unta yang terbaik pada zaman itu, atau kalau dibandingkan dengan zaman sekarang, maka setara dengan 25 unit mobil Mercedes-Benz. Kalau tidak kaya, tidak mungkin Rasulullah memberikan mahar semahal dan sebesar itu.

Lebih lanjut beliau mengatakan bahwa untuk menjadi pengusaha harus dimulai dari yang kecil-kecil, seperti menjualkan barang temannya, serta menjual barang–barang yang dibutuhkan oleh teman-temannya. Menjadi wirausaha adalah pilihan yang harus dilakukan mulai dari usia muda. Karena pada usia muda, kalau gagal, masih ada harapan untuk bangkit kembali. Di samping itu, dengan memulai dari yang muda, akan mudah untuk bangkit lagi dan berjuang untuk meraih kesuksesan. Hal ini akan berbeda kalau sudah tua; kalau bangkrut, akan sangat sulit sekali untuk bangkit, urainya.

Masih menurut beliau, selama berwirausaha, jangan pernah merasa takut gagal. Tidak ada kesuksesan dan keberhasilan tanpa kegagalan. Beliau berharap bagi entrepreneur muda untuk gagal selagi masih muda. Kegagalan adalah pelajaran yang mahal untuk meraih kesuksesan. Ada pepatah yang mengatakan “Jer basuki mawa bea” (di balik kesuksesan pasti ada pengorbanan yang berat). Kegagalan perlu bagi entrepreneur muda, agar menjadi lebih tangguh dan bermental baja. Kalau seseorang itu sekali gagal, setelah itu berhenti, maka sebenarnya dia tidak berbakat sebagai pengusaha sukses, imbuhnya.

Sementara itu, Akromi Abbas, mahasiswa semester V Jurusan Manajemen Fakultas Ekonomi, mengatakan sangat senang dapat bertemu dan bertatap muka langsung dengan sang idola, yaitu Bapak Dahlan Iskan. Saya sangat senang tatkala Bapak Dahlan Iskan memanggil saya untuk maju kedepan berjabat tangan dan berfoto bersama di atas mimbar, untuk menjawab pertanyaan dari beliau. Ia berharap suatu saat nanti ia menjadi pengusaha sukses seperti sosok idolanya, harapnya.

Penanggung jawab kegiatan Kuliah Tamu ini, Dr. H. Achmad Sani, S.E., M.Si., yang juga Wakil Dekan III Fakultas Ekonomi UIN Maulana Malik Ibrahim Malang, mengatakan bahwa kegiatan ini sangat penting bagi para mahasiswa Fakultas Ekonomi, khususnya untuk dapat memberikan inspirasi dan virus entrepreneur yang positif bagi para mahasiswa. Sosok yang pas untuk dihadirkan adalah seorang entrepreneur sekaligus birokrat, yaitu Dahlan Iskan. Memang bukan hal yang mudah untuk mendatang beliau, karena padatnya jadwal serta kesibukan beliau.

Di akhir acara, beliau sangat terkesan dan kagum atas sambutan dari sivitas akademika dan para mahasiswa Fakultas Ekonomi UIN Maulana Malik Ibrahim Malang. Beliau berharap suatu saat nanti ada di antara mahasiswa yang hadir dalam kegiatan tersebut yang dapat menjadi seorang pengusaha yang sukses melebihi dirinya. Beliau juga berharap suatu saat nanti dapat diundang lagi ke UIN Maulana Malik Ibrahim Malang untuk dapat memberikan pengalaman dan ilmunya bidang entrepreneurship bagi seluruh mahasiswa UIN Maulana Malik Ibrahim Malang, harapnya (san)

Berita Terkait