
Suasana khidmat menyelimuti Lobi Lantai 1 Gedung Megawati Fakultas Ekonomi UIN Maulana Malik Ibrahim Malang saat Prof. Dr. H. A. Muhtadi Ridwan, M.Ag., memberikan tausiyah dalam agenda Halal Bihalal, Rabu (01/04). Kehadiran sosok yang akrab disapa Abah Muhtadi ini membawa warna tersendiri, layaknya seorang ayah yang tengah memberikan wejangan kepada anak-anaknya.
Hal tersebut ditegaskan oleh Hilmy, S.H., Kepala Bagian Tata Usaha FE yang didapuk sebagai pembawa acara, saat mempersilakan Abah Muhtadi memberikan sambutan.
Dalam untaian nasihatnya, Abah Muhtadi mengajak seluruh hadirin untuk merenungi kembali hikmah di balik ibadah Ramadan yang baru saja berlalu. Menurutnya, Ramadan adalah sekolah untuk mengendalikan keinginan yang berlebihan.
“Kita patut bergembira karena doa-doa kita untuk bertemu Ramadan telah dikabulkan. Salah satu hikmah terbesarnya adalah pengendalian diri. Bayangkan, yang halal saja dilarang saat berpuasa, apalagi yang haram. Ini adalah momen cooling down dan refleksi diri agar kita memasuki bulan Syawal sebagai pribadi yang meningkat kualitasnya,” tutur Abah Muhtadi dengan penuh keteduhan.
Lebih lanjut, beliau menekankan bahwa Syawal harus menjadi titik awal (starting point) bagi perubahan perilaku kerja dan spiritualitas selama setahun ke depan. Beliau berharap ada atsar atau bekas yang nyata dari madrasah Ramadan dalam keseharian di kampus.
Menanggapi rencana pengembangan fakultas, khususnya penambahan program studi baru, Abah Muhtadi menyatakan optimisme yang tinggi terhadap kapasitas Sumber Daya Manusia (SDM) yang dimiliki Fakultas Ekonomi saat ini. Namun, beliau menitipkan satu pesan penting terkait etos kerja.
“SDM kita sudah sangat cukup untuk mengembangkan fakultas dan menambah prodi. Kapasitas intelektual memang penting dalam menangani tugas, tapi ada yang jauh lebih penting dari itu, yaitu care atau kepedulian. Kepedulian terhadap institusi dan sesama adalah kunci keberhasilan kita,” ungkapnya.
Menutup tausiyahnya, sosok guru besar ini memberikan apresiasi atas capaian pimpinan fakultas saat ini. Beliau menegaskan akan tetap mengawal dengan doa dan rasa optimis agar Fakultas Ekonomi terus bertumbuh menjadi institusi yang unggul dan bermartabat.







