
Tiga mahasiswa Fakultas Ekonomi Universitas Islam Negeri (UIN) Maulana Malik Ibrahim Malang mengikuti kegiatan The 2nd International Islamic Economic Summer Class (ISC) 2025 yang diselenggarakan oleh Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) UIN Syarif Hidayatullah Jakarta. Kegiatan internasional ini berlangsung pada 3–14 November 2025 dengan mengusung tema “Building the Future of Digital Entrepreneurship.”
Peserta dari UIN Malang, yakni Aidah Sandy Aulia (Program Studi Manajemen), Najwa Qurrota A’yun (Program Studi Perbankan Syariah), dan Rahimullah Barai (Program Studi Akuntansi, mahasiswa asal Afghanistan), bergabung bersama 77 mahasiswa lainnya dari tujuh negara — di antaranya Turki, Thailand, Filipina, Kamboja, Gambia, Afghanistan, dan Indonesia.
Hari pertama kegiatan, Senin (3/11), diawali dengan seremoni pembukaan bertema “Welcoming Future Global Leaders” di Syahida Inn, UIN Jakarta. Acara diisi sambutan dari pimpinan universitas serta penampilan budaya yang menampilkan kekayaan tradisi Indonesia. Suasana semakin semarak saat peserta dari berbagai negara saling berkenalan dan berbagi pengalaman.
Sesi akademik dimulai dengan kuliah internasional bertema “Green and Sustainable Digital Business” oleh Asst. Prof. Ts. Dr. Irina Safitri Zen (IIUM Malaysia) dan Dr. Taridi Kasbi Ridho (UIII). Para narasumber menekankan pentingnya keseimbangan antara ekonomi, sosial, dan lingkungan dalam dunia bisnis digital serta tanggung jawab moral pelaku usaha terhadap keberlanjutan.
Setelah jeda siang, peserta mengikuti sesi “Leveraging Digital Technologies to Create New Business Opportunities” yang menghadirkan Suresh Kumar (President University) dan Dr. Endah Meiria (FEB UIN Jakarta). Diskusi berfokus pada peran teknologi digital dalam menciptakan model bisnis baru, serta pentingnya etika dalam transformasi digital.
Malam harinya, suasana hangat tercipta dalam acara Cultural Night, di mana seluruh peserta menampilkan kekhasan budaya dan kuliner dari negara masing-masing.
“Kegiatan ini memberi kami pengalaman lintas budaya yang sangat berharga dan mempererat semangat kebersamaan,” tutur Aidah Sandy Aulia dalam laporannya.
Keesokan harinya, Selasa (4/11), kegiatan berlanjut di Menara Syariah, Pantai Indah Kapuk, dengan sesi Inspiring Talk bersama Harianto Solichin, Komisaris Menara Syariah. Ia berbagi kisah suksesnya dalam dunia bisnis dan menegaskan pentingnya spiritualitas dalam membangun wirausaha yang berkelanjutan.
Acara dilanjutkan dengan sesi Insightful Talk with Professional bertema “Formulating Customer-Centric Innovations.” Narasumber Ridho, seorang profesional muda dunia startup, menekankan pentingnya inovasi yang berpihak pada kebutuhan masyarakat dan lingkungan sekitar.
Menjelang sore, para peserta berpartisipasi dalam Group Discussion: Idea for Summer Project, di mana mereka dibagi menjadi dua kelompok besar untuk mengembangkan Business Model Canvas dan Short Video Project. Kegiatan ditutup dengan Gala Dinner di aula Menara Syariah, menghadirkan suasana hangat dan penuh kekeluargaan antar peserta lintas negara.
Melalui kegiatan ini, mahasiswa Fakultas Ekonomi UIN Malang tidak hanya memperluas wawasan akademik dan jejaring internasional, tetapi juga memperdalam pemahaman tentang kewirausahaan digital dan keberlanjutan.
“Program ini menjadi wadah pembelajaran luar biasa. Kami belajar langsung dari para ahli dan merasakan bagaimana kolaborasi lintas negara membentuk perspektif baru tentang bisnis berkelanjutan,” ujar Najwa Qurrota A’yun menutup kesannya.
Dengan semangat dari Summer Class ini, mahasiswa diharapkan mampu menjadi pionir dalam mengembangkan wirausaha berbasis digital yang beretika dan berkelanjutan, sesuai dengan nilai-nilai Islam dan visi global UIN Maulana Malik Ibrahim Malang.







