
Salah satu poin penting untuk mencapai jabatan Guru Besar adalah menulis karya ilmiah atau artikel di jurnal internasional bereputasi. Ini bisa menjadi salah satu poin penting yang bisa jadi penghambat dosen untuk mencapainya. Mulai menyiapkan materi artikel yang bagus, submit di jurnal yang bereputasi, proses review yang bisa memakan waktu berbulan-bulan, serta publikasi yang lama, dan biaya publikasi yang cukup mahal, menjadi hambatan tersendiri bagi dosen untuk dapat mencapai jenjang Guru Besar. Kesan tersebut yang selama ini menjadi beban dosen untuk malas mengajukan kepangkatan ke Guru Besar. Demikian ungkap Prof. Dr. Achmad Sani Supriyanto, S.E., M.Si., Guru Besar Fakultas Ekonomi UIN Maulana Malik Ibrahim Malang, sekaligus Tim Penilai PAK Dosen Nasional dalam Focus Grup Discussion Percepatan Guru Besar untuk Dosen di lingkungan Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Jember di Hotel Dafam, Jember (18-19/03/2023).
Persepsi tersebut, masih menurut Prof. Sani, adalah anggapan yang tidak selamanya dapat dibenarkan. Dalam mengajukan kepangkatan terutama ke Guru Besar berdasarkan PO PAK 2019 + Suplemen + Penyesuaian, telah mengatur perubahan ketentuan yang selama ini terkesan memberatkan. Adanya aturan yang baru tersebut, justru memberikan kemudahan, seperti, tidak diperlukan lagi adanya peer review dari 2 orang guru besar, sehingga langsung dapat dinilai oleh Tim Penilai PAK Dosen Nasional. Selain itu Tim Penilai PAK Dosen yang menilai karya ilmiah dosen hanya 2 orang, yang salah satunya dapat dipilih sendiri oleh Universitasnya masing-masing, sedangkan penilai satunya akan dipilihkan oleh Ristekdikbud.
Kemudahan lainnya adalah seseorang yang telah lulus S3 (Doktor), minimal 1 tahun bisa mengajukkan kepangatan ke Guru Besar yang tadinya harus menunggu 3 tahun, dengan mempublikasikan artikel di jurnal interasional bereputasi sebanyak 2 artikel dengan SJR 0,10. Demikian juga loncat jabatan dari Lektor ke Guru Besar dapat dimungkin dengan telah mempublikasikan artikel di jurnal bereputasi internasional sejumlah 4 artikel dan 2 diantaranya SJR diatas 0,4.
Prof. Sani menyarankan untuk mencapai Guru Besar sebenarnya tidak terlalu sulit asal, konsisten menulis artikel di jurnal ilmiah termasuk kolaborasi dengan mahasiswa, rekan kolega, artikelnya benar-benar mengandung novelty, mencari jurnal yang kredibel, memilih publish di Publisher yang tidak diragukan kredibilitasnya seperti Emerald, Elsevier, Indersciene, ScienceDirect. Jangan lupa pilih jurnal yang tidak berbayar, serta sabar dalam merevisi, meskipun membutuhkan waktu 1-2 tahun, termasuk jangan lupa banyak berdo’a. (San)







