Kabar gembira atas prestasi yang telah ditorehkan oleh Fakultas Ekonomi UIN Maulana Malik Ibrahim Malang pada pertengahan tahun 2025 ini, yaitu seluruh Program Studi di Fakultas ini telah meraih akreditasi Unggul dari LAMEMBA. Prodi terakhir yang meraih predikat akreditasi Unggul adalah Prodi Perbankan Syariah, berdasarkan SK Ketua Dewan Eksekutif Lamemba No. 2343/DE/A.5/AR.10/VI/2025 tertanggal 2 Juni 2025 dengan masa berlaku 5 tahun (masa berlaku 2 Juni 2025 sampai 2 Juni 2030).
Capaian Akreditasi Unggul Program Studi Perbankan Syariah tersebut melengkapi akreditasi Unggul dua Program Studi lain, yaitu Prodi Manajemen yang telah terakreditasi Unggul sesuai dengan SK Ketua Dewan Eksekutif Lamemba No. 190/DE/A.5/AR.10/II/2023 (masa berlaku 10 Februari 2023 -10 Februari 2028) dan Prodi Akuntansi yang telah terakreditasi Unggul juga sesuai dengan SK Ketua Dewan Eksekutif Lamemba No. 738/DE/A.5/AR.10/IX/2023 (masa berlaku 25 September 2023 – 25 September 2028).
Dengan demikian, Fakultas Ekonomi merupakan Fakultas pertama di UIN Maulana Malik Ibrahim Malang yang semua Program studinya sudah terakreditasi Unggul. Tidak hanya itu, bahkan Program Studi Akuntansi tidak hanya terakreditasi Unggul namun juga terakreditasi internasional FIBAA dari Jerman sejak 12 Maret 2025 dan yang berlaku selama 5 tahun (masa berlaku 12 Maret 2025 – 11 Maret 2030). Capaian dan reputasi internasional tersebut melengkapi capaian internasional sebelumnya, yaitu Sertifikasi AUN QA serta ISO 21001:2018.
Menurut Dekan Fakultas Ekonomi Dr. H. Misbahul Munir, Lc., M. EI., CAHRM, semua prestasi tersebut merupakan hasil kerja keras dan kerjasama semua elemen di Fakultas Ekonomi yang harus diapresiasi. Status akreditasi Unggul, akreditasi Internasional serta sertifikasi Internasional tersebut sangat bermakna dan bermanfaat, tidak hanya bagi tata kelola dan reputasi lembaga namun juga untuk mahasiswa, dosen dan alumni. “Fakultas Ekonomi dengan semua Prodinya yang sudah terakreditasi Unggul dan bereputasi internasional tentunya akan semakin diperhitungkan, dan memudahkan dosen, mahasiswa, serta alumnya untuk berkiprah dan berkolaborasi lebih banyak baik di kancah nasional maupun internasional”, tutur Dekan Fakultas Ekonomi tersebut.







