{"id":7150,"date":"2019-10-15T15:23:39","date_gmt":"2019-10-15T08:23:39","guid":{"rendered":"http:\/\/fe.uin-malang.ac.id\/?p=7150"},"modified":"2019-10-15T15:23:39","modified_gmt":"2019-10-15T08:23:39","slug":"sarasehan-bersama-rektor-fe-uin-malang-bahas-dtbpns","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/fe.uin-malang.ac.id\/zh\/sarasehan-bersama-rektor-fe-uin-malang-bahas-dtbpns\/","title":{"rendered":"Sarasehan Bersama Rektor, FE UIN Malang Bahas DTBPNS"},"content":{"rendered":"<figure class=\"wp-block-image\"><img decoding=\"async\" src=\"http:\/\/fe.uin-malang.ac.id\/wp-content\/uploads\/2019\/10\/abd.haris-fe-11102019.jpg\" alt=\"\" class=\"wp-image-7147\"\/><\/figure>\n\n\n\n<p>Sarasehan FE UIN Maliki Malang dengan tema \u201cPeningkatan Kualitas Profesionalisme SDM Dosen\u201d salah satu bahasannya adalah tentang Jabatan Dosen Tetap Bukan Pegawai Negeri Sipil (DTBPNS). Pasalnya, tema tersebut terdapat relasi dengan surat yang dikeluarkan oleh Dirjen Pendis nomor B-3192\/DJ.I\/KP.00.3\/09\/2019 tanggal 30 September 2019, yang ditujukan kepada&nbsp; Rektor UIN dan IAIN, serta ketua STAIN se-Indonesia. Surat bersifat penting tersebut, berisi tentang jabatan fungsional dan inpassing Dosen Tetap Bukan PNS PTKIN. Surat tersebut berisi perintah untuk memberikan kepastian dan kesamaan dalam pelaksanaan penetapan jabatan fungsional (jabfung) dan kepangkatan dosen DTBPNS, sesuai dengan&nbsp; Permendikbud nomor 92 tahun 2014 tentang Jabatan Fungsional Dosen.<\/p>\n\n\n\n<p>Surat Edaran Dirjen\nPendis menjadi salah\nsatu pembicaraan yang muncul dalam saresahan FE UIN Maliki\nMalang, Jumat-Sabtu kemarin (11-12\/10). Dosen senior FE UIN Maliki Malang yang\nkebetulan menjabat sebagai Ketua Senat UIN Maliki Malang, Dr. H. A.\nMuhtadi&nbsp; Ridwan, M.Ag., menyatakan tidak\nada alasan untuk menolak adanya surat edaran dari Dirjen Pendis. \u201cSurat edaran\ntersebut lebih dari cukup dijadikan sebagai payung hukum untuk memberikan\nkepastian dan kesamaan dalam pelaksanaan jabfung dan kepangkatan dosen DTBPNS\ndi UIN Maliki Malang. Konsekuensinya harus dijalankan. Bukankah selama ini tugas\ndan rasio (dosen-mahasiswa, red.) DTBPNS diperhitungkan secara sama dengan dosen PNS?\u201d\nKatanya penuh heran. <\/p>\n\n\n\n<p>Menanggapi Surat\nEdaran tersebut, Wakil Rektor II, Dr. Hj. Ilfi Nurdiana, S.Ag., M.Si., menyatakan\nUIN Maliki Malang akan patuh dan taat aturan jika regulasinya jelas. Sementara\nitu, Rektor UIN Maliki Malang, Prof. Dr. Abd. Haris, M.Ag., menjelaskan, keluarnya\nsurat edaran Dirjen Pendis tidak terlepas dari inisiatif dan dorongannya kepada\nlembaga terkait (Kemenag maupun Dirjen Pendis)&nbsp;\nuntuk mengeluarkan kebijakan resmi terkait hak-hak DTBPNS. \u201cSebelum\nhak-hak dosen DTBPNS dapat ditunaikan, saya tidak dapat tidur nyenyak\u201d, katanya\ndi berbagai kesempatan. Dengan adanya surat edaran tersebut, Rektor akan segera\nmelakukan Rapat\nPimpinan untuk membahas dan\nmenetapkan kebijakannya, lanjut Rektor UIN Maliki Malang.\n\n\u201cAlhamdulillah, dengan keluarnya surat dari Dirjen\nPendis kepastian-kesamaan jabfung dan kepangkatan DTBPNS akan segera\nterealisasi, setelah menunggu selama 12 tahun\u201d, kata salah seorang dosen DTBPNS\nUIN Maliki Malang. (us)\n\n\n\n<\/p>\n\n\n\n<div style=\"display:none;\">\n\n\n\n\n\n\n\n\n\n\n\n\n\n\n\n\n\n\n\n\n\n\n\n\n\n\n\n\n\n\n\n\n\n\n\n\n\n\n\n\n\n\n\n\n\n\n\n\n\n\n\n\n\n\n\n\n\n\n\n\n\n\n<\/div>","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Sarasehan FE UIN Maliki Malang dengan tema \u201cPeningkatan Kualitas Profesionalisme SDM Dosen\u201d salah satu bahasannya adalah tentang Jabatan Dosen Tetap Bukan Pegawai Negeri Sipil (DTBPNS). Pasalnya, tema tersebut terdapat relasi [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":0,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[13],"tags":[],"class_list":["post-7150","post","type-post","status-publish","format-standard","hentry","category-berita"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/fe.uin-malang.ac.id\/zh\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/7150","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/fe.uin-malang.ac.id\/zh\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/fe.uin-malang.ac.id\/zh\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/fe.uin-malang.ac.id\/zh\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/fe.uin-malang.ac.id\/zh\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=7150"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/fe.uin-malang.ac.id\/zh\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/7150\/revisions"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/fe.uin-malang.ac.id\/zh\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=7150"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/fe.uin-malang.ac.id\/zh\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=7150"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/fe.uin-malang.ac.id\/zh\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=7150"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}