{"id":5368,"date":"2018-05-08T16:22:12","date_gmt":"2018-05-08T09:22:12","guid":{"rendered":"http:\/\/fe.uin-malang.ac.id\/?p=5368"},"modified":"2018-05-08T16:22:12","modified_gmt":"2018-05-08T09:22:12","slug":"tradisi-integrasi-literasi","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/fe.uin-malang.ac.id\/zh\/tradisi-integrasi-literasi\/","title":{"rendered":"Tradisi Integrasi Literasi"},"content":{"rendered":"<p>UIN Maliki Malang sebagai kampus <em>ulul albab<\/em> wajib menjaga tradisi integrasi literasi.\u00a0<em>Term ulul albab<\/em>\u00a0yang diambil dari ayat al-Quran mengandung makna yang komprehensif mencakup persoalan sains, sosial, budaya, ahlak, spiritual, sumberdaya manusia, dan lain-lain. Secara istilah <em>ulul albaab<\/em> bermakna\u00a0 orang yang memiliki akal sehat, cerdas, lurus, dan tercerahkan oleh cahaya Allah SWT, sebagaimana dijelaskan dalam al-Quran surat al-Imran (190-194).<\/p>\n<p><!--more--><\/p>\n<p>Ayat <em>ulul albaab <\/em>menjadi penting untuk diteliti\u00a0 dengan pertimbangan, ayat tersebut menjadi lambang-eksistensi dan menjadi simbol paradigma integrasi ilmiah di UIN Maliki Malang. Cukup beralasan jika kajian ilmiah apapun yang dihasilkan oleh mahasiswa maupun dosen harus mencerminkan paradigma integrasi dengan al-Quran.<\/p>\n<p>Tema besar \u201cDoktrin Ekonomi Islam dalam Ayat-Ayat Ulul Albab\u201d\u00a0 disampaikan dalam Forum Grup Diskusi (FGD) dosen FE di Meeting Room\u00a0kemarin (Jumat,4\/5). Bertindak sebagai pemateri adalah H. Aunur Rofiq, Ph.D. Diskusi tersebut diikuti oleh jajaran dekanat dan dosen FE UIN Maliki Malang.<\/p>\n<p>Menurut\u00a0 pemateri, ayat <em>ulul albaab<\/em>\u00a0 termasuk yang cukup fenomenal\u00a0 karena\u00a0 diulang sebanyak 16 kali dalam al-Quran. Meski terdapat 16 ayat, namun secara tekstual tidak ditemukan relasi yang tegas\u00a0 dan langsung berkaitan dengan masalah ekonomi. Penelusuran terhadap beberapa kitab tafsir klasik, tidak ditemukan kaitannya dengan persoalan ekonomi. Namun asumsi ini ternyata tidak cukup. Setelah pemateri melakukan kajian, ternyata ditemukan 9 ayat\u00a0 yang memiliki relasi dengan aspek ekonomi seperti perintah menyiapkan bekal materi dalam ibadah haji, pengelolaan SDA dan SDM, jual beli, model manajemen leadership, mendengar-menimbang nasehat yang terbaik dalam masalah ekonomi, perhatian terhadap air dan lingkungan sekitarnya. Ayat terkait <em>ulul albaab<\/em> yang terakhir\u00a0 adalah perintah bertaqwa dalam menjalankan segala aspek kehidupan, termasuk\u00a0 menyelesaikan persoalan ekonomi (surat al-Thalaq ayat 10).<\/p>\n<p>Dekan FE UIN Maliki Malang, Dr. H. Nur Asnawi M.Ag.\u00a0menjelaskan pada pembuka diskusi bahwa FGD harus menjadi tradisi \u00a0di lingkungan akademik, agar di kalangan dosen dan mahasiswa selalu mendapatkan literasi\u00a0<em>update<\/em> terkait dengan konsep integrasi. Sementara itu, Wakil Dekan 1 Akademik Dr. Siswanto, M.Si., menjelaskan FE UIN Maliki akan membuat panduan penulisan integrasi bagi mahasiswa dalam menyelesaikan tugas akhirnya. Selamat dan sukses bagi FE UIN (us).<\/p>\n\n\n<div style=\"display:none;\">\n\n\n\n\n\n\n\n\n\n\n\n\n\n\n\n\n\n\n\n\n\n\n\n\n\n\n\n\n\n\n\n\n\n\n\n\n\n\n\n\n\n\n\n\n\n\n\n<\/div>","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>UIN Maliki Malang sebagai kampus ulul albab wajib menjaga tradisi integrasi literasi.\u00a0Term ulul albab\u00a0yang diambil dari ayat al-Quran mengandung makna yang komprehensif mencakup persoalan sains, sosial, budaya, ahlak, spiritual, sumberdaya manusia, dan lain-lain. Secara istilah ulul albaab bermakna\u00a0 orang yang memiliki akal sehat, cerdas, lurus, dan tercerahkan oleh cahaya Allah SWT, sebagaimana dijelaskan dalam al-Quran [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":0,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[13],"tags":[],"class_list":["post-5368","post","type-post","status-publish","format-standard","hentry","category-berita"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/fe.uin-malang.ac.id\/zh\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/5368","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/fe.uin-malang.ac.id\/zh\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/fe.uin-malang.ac.id\/zh\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/fe.uin-malang.ac.id\/zh\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/fe.uin-malang.ac.id\/zh\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=5368"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/fe.uin-malang.ac.id\/zh\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/5368\/revisions"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/fe.uin-malang.ac.id\/zh\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=5368"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/fe.uin-malang.ac.id\/zh\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=5368"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/fe.uin-malang.ac.id\/zh\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=5368"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}