MIU Login

Diskusi Rutin FE UIN Malang Bahas Integrasi Agama dan Sains dalam Ekonomi dan Bisnis

Fakultas Ekonomi UIN Maulana Malik Ibrahim Malang menyelenggarakan kegiatan diskusi rutin pada Jumat (13/2) bertempat di Meeting Room lt. 1. Kegiatan ini menjadi bagian dari komitmen akademik dalam menguatkan tradisi ilmiah serta memperdalam integrasi keilmuan di kalangan dosen dan sivitas akademika.

Pada diskusi kali ini, materi yang diangkat bertajuk “Integrasi Agama dan Sains dalam Ekonomi dan Bisnis: Pendekatan Maqashid al-Syari‘ah” yang disampaikan oleh Dr. H. Ahmad Djalaluddin, Lc., M.A. Dalam pemaparannya, beliau menekankan pentingnya membangun paradigma ekonomi dan bisnis yang tidak hanya berorientasi pada pertumbuhan dan keuntungan semata, tetapi juga berlandaskan nilai-nilai syariah yang holistik.

Ahmad Djalaluddin menjelaskan bahwa pendekatan Maqashid al-Syari‘ah menempatkan kemaslahatan sebagai tujuan utama dalam aktivitas ekonomi. Prinsip menjaga agama (hifz ad-din), jiwa (hifz an-nafs), akal (hifz al-‘aql), keturunan (hifz an-nasl), dan harta (hifz al-mal) menjadi fondasi dalam merumuskan kebijakan dan praktik bisnis yang berkeadilan serta berkelanjutan.

Diskusi berlangsung secara interaktif dengan berbagai pertanyaan dan tanggapan dari peserta. Beberapa isu yang mengemuka antara lain implementasi maqashid dalam tata kelola lembaga, pengembangan kurikulum ekonomi syariah, serta tantangan integrasi ilmu agama dan sains di era digital. Kegiatan ini diharapkan mampu memperkuat identitas keilmuan Fakultas Ekonomi sebagai institusi yang mengusung integrasi antara nilai-nilai Islam dan perkembangan ilmu pengetahuan modern. Melalui forum diskusi rutin seperti ini, Fakultas Ekonomi UIN Maulana Malik Ibrahim Malang terus mendorong lahirnya gagasan dan praktik ekonomi yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga bermakna secara spiritual dan sosial.

Berita Terkait