
Fakultas Ekonomi UIN Maulana Malik Ibrahim Malang terus melakukan langkah proaktif dalam menjaga dan meningkatkan mutu kualitas program studi. Bertempat di Meeting Room Fakultas Ekonomi, Dekan memimpin langsung sesi sosialisasi mengenai perubahan mendasar pada Instrumen Akreditasi Unggul (IAU) di hadapan jajaran Wakil Dekan, Ketua, dan Sekretaris Program Studi.
Pertemuan ini difokuskan untuk membedah aturan terbaru yang berdasar pada Permendiktisaintek Nomor 39 Tahun 2025. Dekan menekankan bahwa pemahaman mendalam terhadap instrumen baru ini menjadi kunci utama bagi seluruh program studi di lingkungan Fakultas Ekonomi untuk mempertahankan dan meraih predikat akreditasi “Unggul”.
Dalam paparannya, Dekan menjelaskan adanya perampingan jumlah poin penilaian dibandingkan dengan instrumen sebelumnya agar penilaian lebih fokus dan tajam. Perubahan tersebut mencakup 7 kriteria dari yang sebelumnya 9 kriteria, 21 dimensi dari yang sebelumnya 27 dimensi, dan 58 indikator dari yang sebelumnya 74 indikator.
Dekan menggarisbawahi bahwa pendekatan penilaian kini menggunakan metode retrospektif dan prospektif. Artinya, program studi tidak hanya dinilai berdasarkan apa yang telah dilakukan di masa lalu, tetapi juga berdasarkan perencanaan dan keberlanjutannya di masa depan.
“Penilaian saat ini dilakukan per indikator dengan menitikberatkan pada proses dan dokumen implementasi SPMI (Sistem Penjaminan Mutu Internal). Hal yang paling krusial adalah bagaimana kita menunjukkan daya saing internasional, nasional, dan lokal di setiap dimensi yang ada,” tegas Dekan saat memberikan penjelasan.
Selain teknis penilaian, sosialisasi ini juga membahas mengenai status hasil akreditasi. Sesuai regulasi terbaru, hasil akreditasi akan terbagi menjadi beberapa kategori, di mana untuk meraih status “Unggul” (U2 dan U5), pembiayaan dilakukan secara mandiri oleh perguruan tinggi.
Kegiatan ini diharapkan menjadi pemantik bagi seluruh pengelola program studi di Fakultas Ekonomi untuk segera melakukan pemetaan (mapping) terhadap dokumen-dokumen pendukung akreditasi. Dengan sinergi antara pimpinan fakultas dan program studi, Fakultas Ekonomi optimis dapat memenuhi seluruh indikator baru tersebut demi mewujudkan visi menjadi fakultas yang memiliki reputasi internasional.







