Sehat Spiritual, Sehat Fisik

Adagium latin mensana in corpore sano yang berarti; di dalam tubuh yang kuat terdapat jiwa yang sehat, ternyata tidak selamanya benar. Buktinya, banyak orang yang kuat/sehat jasmani tetapi jiwanya malah penyakitan. Orang gila dan orang yang tidak mau beriman adalah contoh diantaranya.

Menurut pakar Paliatif dari Rumah Sakit Dr. Soetomo Surabaya, dr Agus, banyak penyakit justru datang dari jiwa yang sakit, meski secara fisik nampak sehat. Biasanya penyakit yang disebabkan karena jiwa sakit,  tergolong penyakit kronis. Stress misalnya, bisa menyebabkan hormon adrenalin meningkat hingga jantung berdebar dan keluar keringat dingin. Peningkatan hormon kortisol menyebabkan tekanan darah tinggi, asam lambung tinggi, menguras vitamin dan mineral hingga menyebabkan impotensi, akibat stress  kronis.

Kepribadian introvert atau kecenderungan tertutup dan pemurung bisa menjadi pemicu munculnya kanker payudara. Stress juga bisa menyebabkan penyakit diabet. Sedangkan pemarah, pendendam, egois, dan cepat tersinggung dapat menjadi pemicu munculnya penyakit kanker.

Hampir 70 % semua dari semua jenis penyakit berasal dari suasana hati, 10 % dari kebiasaan atau pola hidup, dan 20 % dari makanan yang dikonsumsi, kata pakar paliatif ini. Senang memakmurkan masjid, selalu bersuci, suka membaca al-quran, ringan tangan, suka menolong, sering bersedekah, dan sering melakukan shalat tahajud akan memudahkan memecahkan segala persoalan yang dihadapi dalam hidup manusia, imbuhnya.

Selalu mensyukuri nikmati hidup yang telah diberikan, suka memberi pertolongan pada yang membutuhkan, memiliki semangat kerja tinggi, selalu berdoa, introspeksi diri, dan jeli melihat peluang adalah kunci sukses menjalani hidup. Menurutnya, sukses hidup adalah sehat, panjang umur, bahagia, bisa menikmati hidup, dan jika meninggal dimasukkan ke surga.

Seminar dengan tema “Sehat Fisik dan Mental melalui Sehat Spiritual” digelar di UIN Malang dan dihadiri lebih dari 300 peserta (Rabu, 18/11). Wakil Dekan bidang Akademik, Dr. Hj Ilfi Nurdiana bertindak sebagai pembuka acara.

Orandum est ut sit mensana incorpore sano, yang berarti marilah kita berdoa, semoga di dalam tubuh yang kuat terdapat pula jiwa yang sehat. Itulah adagium lengkapnya (us).