IPK Turun, Stop Beasiswa !

Nilai IPK Mahasiswa Fakultas Ekonomi penerima beasiswa cenderung turun. Dari 136 mahasiswa penerima beasiswa, hanya 48 mahasiswa atau 35,2% yang mengalami kenaikan IPK sejak dari tahun ajaran semester (T.A) Genap 2012 sampai T.A Genap 2013. Sebanyak 41 mahasiswa atau 29,9 % memperoleh nilai IPK naik turun atau stagnan. Dan sebanyak 47 mahasiswa atau 34,5 % mengalami penurunan IPK sejak T.A Genap 2012 sampai T.A Genap 2013.

Pada Jurusan Akuntansi, dari total 58 mahasiswa penerima beasiswa angkatan tahun 2010 sampai 2014, 23 mahasiswa (41 %) mengalami kenaikan nilai IPK, 17 mahasiswa (30,3 %) memperoleh nilai IPK secara stagnan, dan 18 mahasiswa mengalami penuruan nilai IPK sejak T.A Genap 2012 hingga T.A Genap 2014.

Pada Jurusan Manajemen, dari total 70 mahasiswa penerima beasiswa angkatan tahun 2010 sampai 2014, 21 mahasiswa (30 %) mengalami kenaikaan nilai IPK, sebanyak 19 mahasiswa (27 %) mengalami stagnasi, dan 30 mahasiswa (42.8 %) mengalami penuruan nilai IPK.

Sedangkan pada Jurusan Diploma Perbankan Syariah, dari total 10 mahasiswa penerima beasiswa angkatan 2011 sampai 2012, tidak ada yang mengalami kenaikan  nilai IPK sejak T.A Genap 2012 hingga T.A Genap 2013.

Kecenderungan penurunan nilai IPK mahasiswa penerima beasiswa ini,  diungkap oleh  salah seorang Dosen Fakultas Ekonomi dalam penelitiannya yang mengambil tema “Prestasi Belajar Mahasiswa Penerima Beasiswa Tahun Angkatan 2014/2015”. Untuk menghindari kecenderungan penurunan nilai IPK pada penerim beasiswa, peneliti merekomendasikan untuk dibentuk tim evaluasi yang memiliki fungsi memantau/memonitor proses pembelajaran pada setiap semesternya.

Kecenderuan penurunan nilai IPK penerima beasiswa, disikapi oleh Wakil Dekan III Bagian Kemahasiswaan, Dr. Achmd Sani S. Menurutnya, harus ada langkah dan kebijakan untuk menghindari adanya kecenderungan penurunan prestasi akademik pada semua mahasiswa. Seperti, mengoptimalkan peran dosen wali, melibatkan jurusan, hingga menghentikan pemberian beasiswa jika penerima memiliki kecenderungan penurunan nilai IPK. Beasiswa bisa diberikan kepada mahasiswa lainnya yang memiliki nilai IPK lebih baik (beasiswa jalur prestasi), jelasnya. (us).