MAN BANGKALAN JUARAI OLIMPIADE EKONOMI ke-3

ol“Vini, Vidi, Vici” (aku datang, aku bertanding, dan aku menang) itulah kira-kira slogan yang pantas disandang oleh Rohmatul Faruhah, siswa MAN Bangkalan Madura. Baru tahun ini dan untuk pertama kalinya siswa MAN Bangkalan ikut serta dalam olimpiade ekonomi Tingkat SMA/MA/ SMK SeJawa-Bali yang diadakan oleb DEMA Fakultas Ekonomi UIN Maulana Malik Ibrahim Malang. Anak seorang petani  yang lahir di Bangkalan Madura ini mampu menyisihkan peseerta sekitar 50-an siswa/siswa SMA/MA/SMK di babak semi final dan final olimpiade ekonomi yang dilaksanakan pada hari Sabtu, 19 November 2016, di Rektorat lantai V UIN Maulana Malik Ibrahim Malang. Sebagai juara pertama ia berhak memboyong piala Dekan, dan hadiah uang pembinaan sebesar Rp. 4.000.000,- (empat juta rupiah). Sementara itu juara ke-2 disabet oleh oleh Arik Syaiful, pelajar dari  MA Matholiul Anwar Lamongan. Untuk itu Arik berhak mendapatkan tropi dari Wakil Dekan III dan uang pembinaan sebesar Rp 3.000.000,- (tiga juta rupiah). Sementara Juara ke-3 diraih oleh Sabrina Ikmatul dari SMAN 1 Negeri Kepanjen, Kabupaten Malang, dan berhak  mendapatkan tropi dari Ketua DEMA Fakultas dan juga uang pembinaan sebesar Rp 3.000.000,-(tiga juta rupiah)

Kegiatan ini Olimpiade ini sudah ketiga kalinya dilakukan oleh Dewan Eksekutif Mahasiswa (DEMA) Fakultas Ekonomi UIN Maulana Malik Ibrahim Malang. Pada Olimpiade kali ini ada peningkatan jumlah peserta dibanding tahun sebelumnya. Tercatat peserta tahun ini sejumlah 329 peserta, yang terbagi menjadi 8 distrik. Di antaranya adalah Distrik I area Jakarta, distrik II area Bandung, sampai distrik VIII di Bali. Kegiatan babak penyisihan dilakukan mulai bulan Oktober sampai November. Babak semifinal dan final dilaksanakan di UIN Maulana Malik Ibrahim Malang, hari Sabtu, tanggal 19 November 2016. Ahmad Zakki Ketua Dema sekaligus penanggung jawab kegiatan Olimpiade Ekonomi mengatakan bahwa kegiatan kali ini diikuti lebih banyak peserta dan lebih luas cakupan areanya. Mulai dari Jakarta sampai Bali. Sehingga kita bagi menjadi 8 (delapan) distrik. Tiap distrik diambil 5 orang peserta terbaik, untuk dapat melaju di semi final dan final, yang diadakan di UIN Maulana Malik Ibrahim Malang. Sehingga total peserta semi final dan final adalah sejumlah 50 peserta. Dari hasil semi final diambil 10 besar untuk memperebutkan juara 1,2,3, dan harapan 1 sampai harapan dua. Alhamdulillah setelah seharian penuh melewati babak semi final dan final akhirnya juara 1 atau yang terbaik adalah diraih oleh siswa dari MAN Bangkalan, ujarnya.

Sementara itu Wakil Dekan Bidang Kemahasiswaan, Dr. H. Achmad Sani, SE, M.Si, dalam penutupan acara mengapresiasi kegiatan yang telah dilaksanakan untuk ketiga kalinya tersebut. Beliau berpesan kepada seluruh peserta bahwa menang-kalah dalam setiap kompetisi adalah hal yang biasa dan wajib di syukuri. Yang menang tidak boleh larut dalam kegembiraan yang berlebihan, karena ke depan masih banyak tantangan dan kompetisi  yang harus dihadapi. Sedangkan yang kalah tidak usah bersedih hati, karena ini adalah permainan ada kalah ada menang, masih ada harapan di masa depan. Yang terpenting dari semua itu adalah kejujuran dan fairness, ujar beliau. Masih menurut beliau baru kali ini juara pertama direbut oleh kontingen dari Madura, yaitu MAN Bangkalan. Beliau juga mengucapkan banyak terima kasih kepada DEMA dan jajarannya yang telah sukses mengadakan kegiatan Olimpiade Ekonomi se Jawa dan Bali. Selamat dan sukses, anda telah bekerja dengan baik, meskipun secara pendanaan masih belum optimal, kerja keras dan pantang menyerah anda sekalian semoga mendapatkan balasan yang setimpal dan semoga anda semua diberikan kemudahan dalam kehidupan sehari-hari, amin. (San)