Gegap Gempita “Parade 5 Motivator Indonesia”

Gegap gembita menyambut parade ke-lima Motivator Indonesia yang tergabung dalam IMAS Indonesia membahana di Gedung Rektorat LT-5 UIN Maulana Malik Ibrahim Malang, Sabtu,  24 September 2016, jam 10.00 Wib.

Parade motivator ini ditujukan kepada para mahasiswa Fakultas Ekonomi yang ingin berkiprah menjadi motivator-motivator yang mumpuni. Tak kurang dari 350-an mahasiswa Fakultas Ekonomi memenuhi ruangan Lantai V Rektorat, menyimak dengan penuh antusias pemaparan para motivator tersebut. Mengusung Tema “Fast Track For Your Success”, kelima motivator secara bergantian selama 30 (tiga puluh menit) per-orang, tampil penuh atraktif dengan berbagai joke-joke segar dan cerdas yang mampu membangkitkan semangat mahasiswa untuk meraih cita-cita dan masa depan yang cerah.

Kelima motivator tersebut terdiri dari berbagai latar belakang profesi, yang berbeda-beda, seperti pengusaha kuliner ayam goreng nelongso, konsultan HRD, maupun manajer SDM perbankan. Penampilan  pertama dibuka oleh Heru Utomo, S.E, Founder dan Master Trainer Professional Leadership Centre, yang sekaligus sebagai Ketua IMAS Jawa Timur, dan pemilik sate ayam ponorogo di Malang. Beliau memberikan tips kepada mahasiswa, bahwa untuk menjadi motivator yang sukses, maka harus pernah jatuh dulu. Jangan ingin menjadi sukses tidak mau jatuh, itu hanya mimpi indah saja, ulasnya. Untuk itu nikmatilah hidup ini dengan tetap semangat kerja dan ibadah. Karena dibalik kejatuhan disitu ada kesuksesan yang telah menunggu.

Sementara itu pemateri kedua adalah Rudy Prihananto, S.Psi, MM, sebagai Development Training and Recruitment Bank Panin Kanwil Jawa Timur. Beliau mengingatkan dalam bekerja harus benar-benar professional, artinya dalam bekerja ada sesuatu yang bisa dikenang oleh orang lain. Kenangan itu harus indah, sehingga akan memberikan motivasi orang lain agar dapat berbuat sebaik anda, ujarnya. Bekerjalah sebaik mungkin dan secara ikhlas, yakinlah Tuhan akan memberikan yang terbaik, bagi hambanya yang mau berusaha menjadi yang baik.

Motivator yang ketiga adalah Kristian Dwi Kusuma, S.Psi, Kepala Seksi Head Training and Development PT Mayora Group Pasuruan. Pengalaman sebagai pimpinan di Mayora Group selama 8 tahun telah memberikan kesan yang mendalam bagi ibu satu anak ini. Menurutnya banyak potensi yang belum terasah dari para lulusan yang mendaftar di perusahaannya. Seperti emas yang masih terpendam di dasar tanah, perlu digali dan di poles agar mengkilap. Demikian juga bagi para lulusan perguruan tinggi, sebenarnya sudah banyak mempunyai pengetahuan bahkan skill, akan tapi belum mampu untuk menampilkan performa yang terbaik. Perlu motivasi yang terus menerus dan berkesinambungan, agar mereka lebih percaya diri, pesannya.

Yang tak kalah menariknya adalah motivator ke-empat Bapak Zein Abidin,  pimpinan Muslim Corporate Trainer and Consultan Motivation Surabaya. Beliau berpesan kegagalan dan kesuksesan seseorang tidak bisa berdiri sendiri. Dibelakang orang sukses ada orang tua yang selalu mendoakan setiap saat, dan ada istri yang selalu mendukung jatuh bangunnya karir yang sedang dirintis. Untuk itu ia berpesan kepada semua mahasisawa yang hadir, agar memberikan gaji pertamanya yang diterima pada saat awal bekerja kepada orang tuanya, Insya Allah berkah, pesannya.

Pemateri yang terakbir dan yang ditungga para mahasiswa adalah Askan Setiabudi, CI, CPC, NLP, MPS, motivator dan sebagai salah satu pemilik Ayam Goreng Nelongso Malang. Berpengalaman bekerja di berbagai perusahaan dan perbankan selama lebih dari 10 tahun. Seorang motivator yang baik, hendaklah bisa membuktikan terlebih dahulu bahwa dia juga bisa memperoleh kesuksesan yang akan dia ajarkan. Askan bercerita bahwa ini merupakan pembuktian bahwa spirit bukanlah sebuah omong kosong belaka, tetapi telah saya terapkan dan terbukti sukses. Spirit itulah yang akhirnya menular pada para karyawannya, mitra bisnisnya, pengguna jasa motivasinya, keluarganya dan teman-teman yang mendekat kepadanya. Bahkan banyak diantara siswa dan kliennya yang berhasil meningkatkan meningkatkan taraf hidupnya dan omsetnya dalam waktu singkat. Ingat kata Nabi: “Kalau kita berkumpul dengan penjual minyak wangi, niscaya kita akan wangi. Tapi kalau kita berkumpul dengan pandai besi, niscaya akan kena percikan api.”ujarnya

Sementara itu penanggung jawab kegiatan tersebut Dr. H. Achmad Sani, SE, M.Si yang juga Wakil Dekan III Fakultas Ekonomi mengatakan bahwa event ini merupakan rangkaian kegiatan OPAK Fakultas Ekonomi tahun 2016. Kita hadirkan 5 motivator nasional sekaligus, agar dapat memotivasi semangat belajar mahasiswa baru Fakultas Ekonomi. Diharapkan nantinya motivasi mahasiswa Fakultas Ekonomi semakin meningkat, indicatornya adalah mereka lulus tepat waktu dan mendapatkan pekerjaan yang sesuai dengan keinginnya. Disamping itu dengan kegiatan tersebut, ada hal lain yang ingin dicapai, yaitu suatu saat nanti kita akan dapati lulusan Fakultas Ekonomi UIN Malang menjadi seorang motivator nasional yang profesional, mengikuti jejak motivator sukses lainnya seperti Mario Teguh, harapnya.  Kita ingin agar para lulusan nantinya mempunyai gambaran bahwa bekerja sebagai motivator tidak kalah menterengnya dengan bekerja di bank ataupun perusahaan lainnya. Ada kata-kata bijak yang perlu diresapi, banyak orang bermimpi jadi sukses, sementara yang lain juga bermimpi dan mulai bertindak untuk menjadikan sukses menjadi kenyataan. Kita tidak selalu mendapatkan apa yang kita inginkan, namun kita akan selalu mendapatkan apa yang kita yakini, pungkasnya. (San)