3rd INTERNATİONAL CONFERENCE ON APPLİED BUSİNESS AND ECONOMİC RESEARCH

pak sani

seminar pak sani

3rd International Conference of Applied Business and Ecnomic Research, adalah konferensi Internasional untuk para peneliti dibidang manajemen, ekonomi dan akuntansi yang diadakan oleh Publiser Jurnal terindek Scopus berdomisili di India. Kegiatan ini mengantarkan Dr. H. Achmad Sani, SE, M.Si,   terbang ke “Bollywood” India, tanggal 30 Juli – 2 Agustus  2016. Mengusung artikel penelitian tentang “The Effect Of Spiritual Leadership On Workplace Spirituality, Job Satisfaction And Ihsan Behaviour (A Study on Nurses of Aisyiah Islamic Hospital in Malang, Indonesia”, dan satu tema lainnya “Organizational Justice And The Role Of Organizational Commitment In Mediating The Effect Of Job Satisfaction On Intention To Leave”, termasuk dari 75-an artikel yang terseleksi dari ratusan artikel yang layak untuk dipresentasikan dalam kegiatan tersebut.

Bertempat Di Hotel Hans Barrakamba, New Delhi, India, konferensi ini dihadiri lebih dari sekitar 100-an peneliti dari berbagai negara diantaranya, India, Indonesia, Malaysia, Australia, Singapura. Seluruh artikel yang telah dipresentasikan dari konferensi ini submit di jurnal terinsdeks Scopus, seperti International Journal Of Economics Research (IJER) (indeks Scopus-Q3), dan di International Journal Of Applied Business And Economic Research (IJABER) (indeks Scopus-Q4).

Kegiatan ini berlangsung selama 3 (tiga) hari yang dibagi dalam 3 paralel session. Pada hari pertama dan hari kedua kegiatan diawali sesi untuk presentasi artikel hasil penelitian sebanyak 75 artikel. Tiap-tiap presentasi disediakan waktu sekitar 20 menit termasuk tanya jawab. Hari ketiga adalah kegiatan berupa workshop peningkatan mutu penelitian yang diisi oleh pengelola jurnal terindek Scopus, yaitu Mr. Vijay Jha, Ph.D dan dua orang pakar ekonomi, Professor P. Arunachalam, Ph.D, dari Department of Applied Economics, Cochin University Of Sciece and Technology, dan Prof. I. Sundar, Ph.D, Directorate of Distance Education, Annamalai University India. Dalam pemaparannya Mr. Vijay Jha, Ph.D,  mengatakan bahwa untuk masuk jurnal yang dia kelola selain mengikuti tema setiap terbitan, gaya penulisan, jumlah halaman, dan keterbaruan teori, juga yang perlu menjadi perhatian, adalah adanya local wisdom. Artinya dalam sebauh artikel perlu dimunculkan tema yang menjadi isu lokal, yang intinya agar para reviewer jurnal tertarik untuk memberikan penilaian yang tinggi. Termasuk untuk mempermudah artikel tersebut masuk diterima di berbagai jurnal reputasi atau terindek baik Sopus maupun Thomson Reuters.

Sementara Prof. P. Arunachalam, Ph.D, dan Prof. I. Sundar, Ph.D, dalam pemaparannya sepakat mengingatkan tentang betapa pentingnya meningkatkan tradisi akademik dalam perguruan tinggi, yang salah satunya adalah tradisi meneliti. Tradisi akademik dapat dibangun kalau ada komitmen yang serius antara para akademik (dosen) dan pengelola perguruan tinggi. Mengutip dari beberapa penelitian dan daftar pemeringkat universitas, beliau mengatakan bahwa ada pengaruh yang cukup signifikan antara penelitian yang unggul (research excellence) universitas dengan reputasi universitas. Research excellence yang telah dipublikasikan adalah sumber keunggulan kompetitif, yang membantu universitas untuk meningkatkan reputasi di dunia internasional. Semakin banyak hasil riset di publikasikan di berbagai jurnal internasional bereputasi, akan sangat berdampak selain reputasi peneliti secara individual meningkat juga meningkatkan rating perguruan tinggi. Apalagi berbagai lembaga pemeringkat universitas banyak menjadikan produktivitas ilmiah sebagai salah satu tolak ukur untuk pemeringkat dunia. Masih menurut Prof. P. Arunachalam, Ph.D, adanya kebijakan di Cochin University Of Sciece and Technology yang mewajibkan setiap dosen mempublikasikan minimal 3 (tiga) artikelnya di jurnal internasional setiap tahunnya. (San)