Jurusan Manajemen Adakan Kuliah Tamu
Rabu, 27/03/2013 - Gedung perkuliahan jurusan manajemen tampak sepi. Pasalnya, para mahasiswa yang mempunyai jadwal kuliah pada hari ini diarahkan untuk mengikuti kuliah tamu yang bertempat di Home Teater Fakultas Humaniora dan Budaya UIN Maliki Malang.
Antusiasme mahasiswa Fakultas Ekonomi dalam menghadiri acara seminar/kuliah tamu beberapa bulan terakhir memang bisa dikatakan cukup tinggi dari sebelum-sebelumnya. Misalnya kuliah tamu kali ini, dari sekitar 120 peserta yang hadir dalam acara tersebut, 90% mahasiswa dan sisanya adalah dosen.
Dalam kuliah tamu kali ini, pihak jurusan mengambil tema "Character Building (Menumbuh Kembangkan Potensi Inner Personality). Dengan harapan, mahasiswa
STADIUM GENERAL
Dunia perbankan merupakan sebuah lembaga yang berfungsi sebagai pengontrol perekonomian negara, maka dari itu kebearadaan lembaga perbankan di setiap negara tampaknya mempunyai peranan yang sangat penting.
Di Indonesia sendiri, disamping bank-bank konvensional, saat ini telah berkembang pula bank-bank yang berbasis syari'ah. bahkan, dunia perbankan syari'ah akhir-akhir ini telah
"Laboratorium FE UIN Luar Biasa"
Bulan hajatan, cukup pas diberikan pada Fakultas Ekonomi. Rentetan kegiatan penting memadati aktifitas civitasnya. Bagi dosen, karyawan, dan mahasiswa.
Kuliah tamu, diklat bagi dosen-staf-karyawan, akreditasi Prodi Diploma Tiga (III) Perbankan, akreditasi Jurusan Manajemen dan Akuntansi, “menikahkan” Ditjen Pajak Pusat-UIN Maliki dengan membentuk Laboratorium Tax Center, berbagai aktifitas Jurusan (HMJ) - kuliah tamu-seminar nasional bagi mahasiswa, dan Job fair-job seeker yang bakal digelar nanti (8-15/12). Menjadi sederet alasan disebut bulan hajatan bagi FE.
Siap Hasilkan Konsultan Pajak-Syariah
UIN Maliki Malang sebentar lagi akan memiliki unit tax centre (pusat informasi layanan pajak) hasil kerjasama antara UIN Maliki dengan Dirtjen Pajak Pusat. Tax centre ini akan berfungsi sebagai sarana pembelajaran, penelitian, dan pelatihan sehingga mahasiswa akan mampu memahami pajak secara komprehensif dengan berbagai aspeknya, termasuk berbasis brevet.
“Langkah awal ini menjadi modal untuk menciptakan tenaga ahli perpajakan sekaligus memahami syariah. Dalam waktu yang tidak lama, UIN Maliki akan mampu menghasilkan tenaga ahli atau konsultan pajak yang memahami syariah” kata Dekan FE, Dr. H. Muhtadi Ridwan.
Kepemimpinan
Kronis, biasa disematkan pada pasien yang menderita penyakit menahun dengan kondisi yang parah, sangat serius, akut, dan kritis. Jika tidak segera/bisa ditangani maka akan berujung pada kematian. Bangsa kronis, sempat menjadi diskursus pada berbagai forum diskusi, liputan media, hingga obrolan di warung-warung kopi. Bangsa gagal, kesimpulan yang cukup beralasan diberikan pada negara jika mengalami kondisi buruk nan komplek berkepanjangan. Pemulihanpun perlu kerja ekstra dengan melibatkan semua lini yang mempengaruhinya, secara sistemik.
Endemi korupsi, intoleransi dan ketidakpedulian, ketidaktertiban dalam tata kehidupan, menipisnya kepercayaan di antara sesama, dan hilangnya substansi kehidupan beragama sudah menjadi pemandangan keseharian. Kasus Gayus Tambunan, pemilihan Deputi Gubernur BI, talangan Century, politik uang di Banggar DPR dan pembangunan proyek Hambalang, penyalahgunaan uang dalam sector public, kasus simulator SIM, maraknya peredaran narkoba, berwacana tanpa aksi adalah sederet contoh kasus yang mengiris miris kepercayaan masyarakat pada pemerintah/pemimpin.






